|
[ ]
[ ]
=BroUps=
Blok M. Beber, Cigadung, BanjarHarjo, Brebes, Jawa Tengah - Indonesia, 52265.
+20104431350
|
|
AKU ?!
"Aku adalah aku (Ading Setia),. Manusia Biasa Layaknya Manusia Pada Umum'nya, Yang Suka Makan Minum, Tidur Dan Lain Sebagainya.
Aku Putera Pertama paSuTri dari Empat berSaudara, yang DiBesarkan dan diDidik dengan segenap Cinta dan Kasih Sayang.
Hingga kemudian akhirnya Aku berKelana
tuk sekedar mencapai SATU TITIK,
Majma El Bahroin...
Selama ini,.
Aku BerHarap dan BerUsaha, DiIringi KeTekunan dan KePasrahan..
Seringkali Aku terjebak, bahkan jatuh bangun.
Kini Aku telah sampai pada satu titik...
Bukan, sama sekali bukan titik dimana Aku kehilangan segalanya.
Tapi titik, dimana Aku harus mengatakan;
Bahwa aku adalah aku!
Sungguh...
BahagiaKu, DeritaKu, HidupKu dan MatiKu, hanyalah untukMu.
Ya, hanyalah milikMu.
Tentangku,.
Tentangmu..
Tentangnya...
Tentang Kita!
KeSendirian Abadi
*Sungguh,.
Aku BerSaksi,
BAHWA;
Tiada 'SeSuatu' Tuk DiPer'Tuhan'Kan, Selain Engkau Adanya..
Muhammad Junjungan Semesta Alam Adalah Utusan TerAkhirMu.
'Puja PujiKu HanyaLah UntukMu,
Semoga Sholawat Salam Senantiasa Tetap TerLimpah CurahKan KePada’nya,
Serta Para Keluarganya, Sahabat-Sahabatnya dan Pengikut-Pengikutnya.
Demi Cinta
'BerLindung Aku KepadaMu Dari Segala Godaan Iblis TerKutuk Beserta Anak Cucunya,
Yang Selalu BerBisik KeSesatAn Pada Setiap Jiwa Manusia Dari Segala Penjuru.
"Demi NamaMu,.
Wahai Sang Sumber Cinta,
Sumber Kasih Sayang,
Bahkan EngkauLah Sumber Segalanya.
Seraya Aku BerBisik Lirih,
KuPerSembahkan Puja Puji Yang Memang HanyaLah MilikMu,
Wahai Sang Pemelihara Tujuh Petala Langit Dan Bumi BeSerta Isinya,
'Betapa Seluruh Mahluk MenyucikanMu
Dengan Segenap Sanjungan Yang Sama Sekali
Tiada Pernah KuPahami Ungkapan Bahasa Dan Gerak Geriknya.
Seluruh Energi Dalam BioElektronKu,
MeMancar Dan MeNyemburKan Cahaya..
DiGenangi Kilau Embun,
DiIringi Desau Angin,
DiIkuti Riak Daun,
DiSahuti Kicau Burung,
DiHangati Sinar Mentari,
DiSambuti Guyur Hujan,
DiSusuli Gelegar Guntur,
DiTimpali Gebur Ombak,
DiBarengi Para Malaikat,
Bahkan Iblis, Syetan
Dan Gelagak Api NerakaPun
Merasa Getir KePadaMu,
Kemudian MeNyucuikanMu…
"DikauLah PeCinta, Pengasih Dan Penyayang
Yang Selalu MenCintai, Mengasihi Dan Menyayangi,
Meskipun Tiada DiCinta, DiBenci Dan DiKhianati.
Bahkan Selalu Memberi Dan Memberi
Tanpa Ada Batasan Dan Tuntutan.
'Wahai Engkau Yang Tiada Nama, Rupa Dan Suara,. Raja 7 Petala Langit Dan Bumi BeSerta Segenap Isinya. Penguasa Timur, Barat, Utara Dan Slatan. Pnggenggam Dimensi Ruang Dan Waktu, Bahkan Pengendali Seluruh Dimensi.
"EngkauLah Raja, Penguasa, Penggenggam, Pemilik dan Pengendali Segala Sesuatu,
Tak TerKecuali WaktuKuPun BerAda Dalam KendaliMu,
Betapa Sekejap WaktuKu, Kemudian Segera TerGanti Dengan Masa Lalu,
Sementara Esok Lusa BelumLah Tentu.
KeKuatan Dan KeHendak Ini BukanLah MilikKu,
KeBahagiaAn Dan KeSengsaraAn Ini BukanLah MilikKu,
Apa Yang Aku Milikki HanyaLah DiriMu,
Ouh,. HanyaLah DiriMu,
Cinta, Kasih Sayang,
Cemburu Dan Rindu Dendam
Pun Adalah KePunyaanMu…
Ruh Ini, Jiwa Ini, Badan Ini,
Kulit Ini, Tangan Ini, Kaki Ini…
'Bahkan Aku Tidak Tahu Apa-Apa,
Kecuali Satu Yang Aku Tahu,
Bahwa Aku Tidak Tahu Apa-Apa,
Karena Aku BukanLah Siapa-Siapa,
Hanya Bulir Debu,
Hanya SePercik Air,
Hanya Cahaya Redup,
HanyaLah Sebatas Saksi...
Andai Saja JasadKu Telah Tiada,
Maka Aku Akan Selalu Ada BerSamaMu Kala Engkau MengingatKu.
Engkau Adalah Engkau Seperti Yang Selama Ini Ku Kenal.
Tapi, Tiada Mungkin Aku MengenalMu,
Selama Aku Masih Hanya Sebatas Aku,
Dengan Segala KeAdaanKu,
Kecuali Aku Telah Menjadi Engkau.
Tapi,.
BukanKah Tiada Aku, Tiada Engkau Dan Tiada Dia?
BukanKah Yang Ada HanyaLah Kita?!
BukanKah Yang Ada HanyaLah KeMesraan?!!
Dalam Singgasana KeAbadian,
Karena Kita Adalah SATU...
"Hanya KePadaMu Aku MeRendahKan Diri Dan MeNiadaKan Diri,
Hanya KePada Engkau JuaLah Aku Mengadu Dan Memohon;
"Ilaahy...
BimbingLah Kami Pada Jaan Lurus,
Jalan KeNi’matan,
Yang DiLiputi KeNi’matan,
Serta BerUjung Pada KeNi’matan Pula.
Yaitu;
Jalannya Mereka Para Pembawa Kabar BeritaMu,
Para Pembelanya, Pejuangnya
Dan Orang-Orang Yang Tetap BerAda Di Jalannya.
Bukan, Bukan jalanya Mereka Orang-Orang Yang DiBenci,
Bukan Pula Jalannya Mereka Orang-Orang Yang TerSesat.
KabulKanLah !!!
Coretan Fana
Allahu,. Laa IlaaHa Illa Hua.. Muhammad AbduHu Wa RosuuluHu…
Dzaalikal Kitaab…
Geliat Rasa Kian Mengusik,
Dalam Alunan Melodi Pikir,
Hingga Untaian Kata TerPendar,
Dalam Tarian Gerak SeJumlah Pesona.
Begitu Banyak Hal Yang Aku Lihat Dan Aku Dengar,
Tapi Hanya Ada Satu Warna,
Tapi Hanya Ada Satu Suara.
Betapa Semua Yang TerPampang Di SeKelilingKu,
TerMasuk Dalam DiriKu Sendiri,
Telah MengilhamiKu Atas IzinNya,
Tanpa KeRaguan SeCuilPun,
Bahwa;
Semua KeNyataan Itu HanyaLah Sebatas
Coretan FanaNya.
Terpekur Aku Semati Tugu, Terbius Aku Tanpa Busana.
Akhirnya AkuPun TerBungkuk Takjub Menyaksikan Semua Itu
Dan Kemudian TerSungkur Pasrah Dengan Segenap KeTulusan.
Bulir-Bulir Air KeDua Bola MataKuPun Mengalun
Tak Terasa Menetes Dan Menetes.
Aku MenCoba Untuk Menahannya SeBisa Mungkin,
Dengan Bongkahan Keping-Keping Asa Yang Masih TerSisa.
Namun Ternyata Malah TerPusar,
Bermuara Pada Satu Titik.
Hingga Kemudian TerCiptaLah Taman-Taman Elok Bak Fatamorgana,
Yang Mengalir Di Bawahnya
Sungai-Sungai Susu, Madu Dan Arak.
» «
|